IQ VS EQ
Kata orang, sekarang IQ tidak terlalu penting, yang terpenting adalah EQ. Kemampuan kita untuk menangani emosi kita dengan baik; bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain. Seseorang dengan IQ tinggi dan EQ rendah, akan sulit mencapai keberhasilan dalam hidupnya. Sedangkan orang dengan EQ yang meningkat akan dapat melejitkan keberhasilannya.
Suatu hari, saat berada didepan kelas 6 SD Bojong Malaka 1 dalam rangka menunaikan salah satu program KKN, selli mendadak ngambek. Selli, yang katanya murid paling pintar dikelas, ngambek, hanya gara-gara aku pisahkan dari temannya. Pertemuan berikutnya, ia ngambek lagi, dikarenakan aku melakukan hal yang sama. Aku lupa sama sekali kalau hal itu sensitif untuknya.
Pertama kali, menangani sikap diamnya, aku mencoba membiarkannya. Kedua kalinya, aku berbicara disampingnya dan mengatakan "selli, selli ngga' boleh ngambek kayak gitu. Nanti kalo ngambek, ngga ada yang mau temenan sama selli" . Emosiku sedikit terbawa ketika berbicara hal itu. Tapi, ternyata pembicaraan kecilku manjur juga. Saat permaianan, selli menganggukkan kepala ketika kuminta kesediannya untuk bergabung.
Irfan, murid les ku juga mengalami hal serupa. Ia sangat kesulitan mengelola emosinya, padahal ia pintar. Hampir, ia membuatku gagal menjadi seorang guru hanya karena emosinya yang tidak stabil didalam kelas. Bayangkan, ia marah hanya gara-gara aku mengehentikan permainan komputernya. Setelah itu ia duduk dibelakang sambil menekuk wajahnya, sejenak ia mau mengerjakan tugas yang aku berikan, namun akhirnya ia merobek tugasnya dan duduk dipojok sambil menangis.
Ternyata, sekedar kepintaran tidak akan menjajikan apapun

2 Comments:
Tapi peran orang tuan utk perkembangan emosi anak itu sangat penting.
Eq tidak bisa muncul karena bakat atau sikap n ahlaq yg sudah dari sananya, tetapi dibentuk dari hasil visual sehari2.
Ummi masih berdoa sekuat tenaga utk mjd org yg sabar utk Fawwaz n lemah lembut, karena hal itu belum Ummi punya.
Dan tersadar ternyata Ummi mirip sekali dgn ayah Ummi.
Nah jadi Ummi berdoa agar tidak terulang sikap n sifat ini kpd Fawwaz, Insya Allah, doakan Ummi yah.
Postingan yg menggugah.
Setuju. Saya pernah mengalaminya. Saat di playgroup A tingkah anak saya enggak karuan. Gimana mau membuktikan kalau dia pintar kalau disuruh melakukan sesuatu oleh gurunya dia menolak?
Penting mana sih IQ atau EQ ? .
Post a Comment
<< Home